Home / Review Bisnis / (Review bisnis : Dheyshushoes) Bisnis fashion yang menghasilkan omzet puluhan juta rupiah dengan modal 50.000 rupiah

(Review bisnis : Dheyshushoes) Bisnis fashion yang menghasilkan omzet puluhan juta rupiah dengan modal 50.000 rupiah

Bisnis fashion adalah salah satu bisnis yang tidak akan ada matinya. Semua orang di dunia ini mulai dari bayi hingga orang tua adalah orang yang setiap hari menggunakan produk fashion. Banyak sekali brand-brand fashion luar yang masuk ke Indonesia. Mereka sadar akan potensi bisnis fashion di Indonesia. Jumlah penduduk di Indonesia sangat banyak dan memiliki kemampuan daya beli yang cukup tinggi.

Melihat potensi bisnis fashion yang sangat besar, seharusnya calon entrepreneur-entrepreneur di Indonesia peka akan peluang tersebut. Seperti Dheyshushoes yang jeli melihat peluang bisnis sepatu wanita.

Dheyshushoes           

Beberapa waktu lalu, tim dari Weerus.id memiliki kesempatan untuk berbincang dengan owner dari Dheyshushoes, yaitu Desy Kusuma. Kesempatan tersebut kami maksimalkan untuk membedah bisnis Dhesyhushoes.

Dheyshushoes adalah sebuah brand sepatu khusus untuk wanita. Kini dheyshushoes menjual produk melalui sosial media, website, dan offline store. Dheyshushoes juga rutin mengikuti bazar yang diadakan seperti lookfest.id dan popup market.

Awal berdiri

Dheyshushoes berdiri sejak 2013, namun sang owner sudah memulai bisnis sejak tahun 2011. Saat bercerita kepada Weerus.id, Desy berkata modal awal yang dikeluarkan hanya 50.000 rupiah. Modal tersebut digunakan untuk paket internet.

Mengapa sang owner bisa mengeluarkan modal hanya 50.000 rupiah ? Karena ia jeli melihat sebuah peluang. Desy melihat orang-orang sedang jenuh dengan model sepatu yang sudah ada. Kemudian ia terpikirkan sebuah inovasi untuk membuat sebuah custom shoes dengan sistem pre-order. Pada tahun 2011 model bisnis tersebut masih belum banyak dilirik oleh banyak orang, jadi belum banyak kompetitor yang bersaing.

Setelah 2 tahun menjalankan bisnis custom shoes dengan sistem pre-order. Pada tahun 2013, Desy akhirnya membuat brand sepatu bernama dheyshushoes. Di brand tersebut, Desy membuat sepatu dengan design sendiri. Pada awal berdiri, dheyshushoes menggunakan instagram sebagai media untuk melakukan marketing.

Strategi marketing yang digunakan oleh dheyshushoes di Instagram untuk menaikkan brand awarenessnya adalah melakukan endorsement melalui artis yang tepat. Desy suka melakukan endorsement kepada artis-artis seperti Isyana Sarasvati dan Yura Yunita. Hal tersebut terbukti ampuh untuk meningkatkan brand awareness dan followers di Instagram untuk dheyshushoes.

Strategi penjualan dan Omzet perbulan

Saat ini dheyshushoes sudah berhasil menjual sepatu sekitar 100 – 200 pcs perbulan. Apabila mengikuti sebuah bazar, dheyshushoes mampu menjual lebih dari 200 pcs perbulan. Dari jumlah penjualan tersebut, dheyshushoes mampu meraup omzet mulai dari 10 juta hingga 50 juta rupiah.

Bagaimana dheyshushoes mampu menjual ratusan pasang sepatu dan mendapatkan omzet puluhan juta rupiah ?

Desy menyusun strategi marketing dengan tepat. Seperti disebutkan di paragraf sebelumnya, dheyshushoes pertama kali menggunakan instagram sebagai media untuk melakukan marketing dan menggunakan jasa endorsement yang tepat. Dengan menentukan orang yang tepat untuk di endorse, followers dheyshushoes di instagram dan penjualan meningkat.

Kemudian, setelah brand dheyshushoes makin dikenal, banyak orang yang ingin menjadi reseller dan juga menjadi mitra konsinyasi. Dari reseller dan konsinyasi, produk dheyshushoes tersebar secara offline di Indonesia. Mulai dari Bandung, Semarang, Bandar Lampung, Medan, hingga Balikpapan.

Tips dari owner dheyshushoes agar banyak orang  yang mencari dan tertarik menjadi mitra untuk menjual adalah Perkenalkan brand kamu. Dengan dikenalnya brand kamu dan disukai, pasti banyak orang yang mencari.

Desy mengatakan bahwa menjual melalui instagram sudah mulai sulit. Ia pun menggunakan startegi lain. Salah satunya bergabung dengan e-commerce. Dheyshushoes sekarang sudah bisa ditemuka di Zalora dan 8wood.

Selain bergabung dengan e-commerce, dheyshushoes juga sudah memiliki website yaitu dheyshushoes.com. Ia mengatakan biaya membuat website adalah 6 juta rupiah dengan waktu pengerjaan 3 bulan.

Produksi dan Design

Dalam membuat design, biasanya Desy suka mencari inspirasi dengan melihat tren fashion di luar negeri melalui majalah, blog, dan lainnya. Selain membuat design sendiri, ia juga berkolaborasi dengan designer untuk membuat design sepatu. Cara pembayaran design sepatu menggunakan jasa designer yang  dilakukan oleh Desy adalah bagi hasil.

Untuk tahap produksi, Desy menggunakan jasa vendor di daerah Cibaduyut. Untuk vendor yang dipilih oleh Desy, tidak memiliki batas minimal produksi. Namun, untuk menekan agar harga produksi menjadi murah, jumlah barang yang diproduksi haruslah banyak.

Tips dari Desy untuk menggunakan jasa vendor adalah, jangan hanya bergantung dengan satu vendor. Karena, apabila kita hanya bergantung dengan satu vendor, kita akan kesulitan dalam menentukan harga dan kualitas produk. Selain itu, apabila kita hanya menggunakan satu vendor, kita  akan mudah diatur oleh vendor.

Duka saat membangun bisnis

Sebenarnya, Desy tidak memiliki duka yang berarti saat menjalankan bisnis fashion di bidang septu wanita ini. Namun, ia menceritakan ada titik dimana bisnis dia mengalami penurunan. Ia mengatakan tahun 2015 dheyshushoes mengalami penurunan penjualan. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Desy mengatakan, pada tahun 2015 memang industri fashion yang ia geluti sedang mengalami penurunan. Hal tersebut terbukti saat ia menanyakan kepada beberapa temannya yang sama-sama memiliki bisnis di bidang fashion.

Selain itu, mood adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi performa bisnis. Ia mengatakan, ketika moodnya sedang tidak bagus, ia malas untuk melakukan marketing Hal tersebut menyebabkan performa bisnis dari dheyshushoes menurun.

Planning pengembangan bisnis

Desy ingin memperluas penjualan dheyshushoes ke Malaysia. Ia mengatakan sudah ada pembeli dari Malaysia dan Singapura yang pernah membeli produk dheyshushoes. Strategi yang digunakan untuk memperluan pejualannya tersebut bisa dengan cara kerjasama, membuka toko, atau mengikuti program Ridwan Kamil yaitu Little Bandung.

Tips, Trik, dan Pesan dari Dheyshushoes owner

Cara mencari ide bisnis bisa dimulai dari diri sendiri. Coba kalian cari sesuatu permasalahan/kebutuhan yang sedang kalian rasakan. Contohnya, apabila kalian seorang  wanita yang baru melahirkan dan harus menyusui bayi setiap saat, pasti kalian akan bingung menggunakan baju seperti apa. Nah dari permasalah tersebut, kalian bisa mendapatkan ide bisnis untuk membuat baju yang fashionable untuk ibu menyusui.

Saat membangun sebuah bisnis, buatlah brand kalian dikenal banyak orang. Ketika brand kalian dikenal, pasti produk dari bisnis kalian banyak ditunggu oleh banyak orang kehadirannya. Kemudian buat juga produk kalian dicintai masyarakat !

Pesan dari Desy untuk calon entrepreneur, ayo jadi pengusaha jangan terfokus untuk jadi pegawai. Kita harus buka lapangan kerja yang baru agar bermanfaat dan menguntungkan banyak orang. Ayo kita berinovasi membuat ide bisnis baru. Buat kalian yang udah bangun bisnis, jangan langsung menyerah ketika sedang ada di bawah. Harus berjuang terus hingga bisnisnya berhasil.

Informasi Dheyshushoes

Owner : Desy Kusuma

Bisnis :   Fashion sepatu wanita

Instagram : @dheyshushoes

Line : @dheyshu

Website : dheyshushoes.com

 

Check Also

Review Bisnis : Sabana Fried Chicken

Kali ini saya mau mencoba nih membuat ulasan mengenai salah satu bisnis pinggir jalan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *